BENARKAH YAHUDI RAS SUPER? (2)

Benarkah Yahudi adalah Ras Super yang diturunkan Allah, Tuhan Yang Maha Esa? Bagaimana dengan Umat Islam sebagai bangsa Pilihan Allah dengan berbagai kesempurnaan Iman yang diajarkan Oleh Rasulullah SAW?

Sementara pendapat bahwa bangsa yahudi itu ras, mengingat banyak tulisan yang membenarkan pendapat di atas. Tapi kebenaran tesis ini membawa ironi bagi umat Yahudi ketika Jerman di bawah rezim Nazi (Adolf Hitler) 1930.  Dimana terjadi pembantaian besar-besaran terhadap orang Yahudi dengan alas an bahwa Yahudi adalah Ras yang Hina. Menurut catatan Holocaust, sekitar enam juta orang Yahudi baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak mati terbunuh di kamp. Konsentrasi Jerman dan Polandia selama perang Dunia II. Dari sini terlihat jelas bahwa orang-orang yahudi kini bias di sebut ras, hanya persoalannya ialah sulit untuk mengidentifikasikan mereka karena banyaknya ras Yahudi yang ada.

Hitler berhasil membangkitkan kembali kebencian lama terhadap Yahudi di kalangan masyarakat luas yang bersumber dari perbedaan agama. Kebencian terhadap orang Yahudi di Eropa sebenarnya memiliki sejarah ratusan tahun.  Penintasan serta pembantaian terhadap mereka bukan hanya terjadi di zaman hitler saja. Sejak lama bangsa Yahudi mengalami diskriminasi di berbagai Negara eropa. Penolakan mereka untuk beralih menjadi Kristen menyebabkan mereka dipencilkan dan tidak diterima sebagai warga Negara. Mereka dipandang sebagai bangsa ingkar yang sudah dibuang Tuhan dan dicerca sebagai pembunuh Kristus.

Pada masa Perang Salib pertama pada 1096 bangsa Yahudi mengalami pembantaian di Lembang Rhein. Pada akhir abad ke-13, orang yahudi di usir secara besar-besaran dari Inggris dan pada akhir abad ke-14 diusir dari prancis. Pada 1492 pengusiran terbesar di Spanyol. Orang yahudi diberi 2 pilihan, beralih ke agama Kristen atau angkat kaki. Hamper 150 ribu orang meninggalkan Spanyol dan pindah ke Negara-negara Islam di sekitar Laut Tengah. Yang tidak mengungsi banyak yang mengalami penindasan karena hanya pura-pura memeluk Kristen. Banyak diantara mereka yang dihukum bakar.  Pada abad ke-17 bangsa yahudi mengalami zaman gelap dan penung kesengsaraan di Eropa Timur. Penindasan menyebabkan mereka melarat. Anarki yang menyertai perpecahan di Polandia pada abad ke-18 menyebabkan aksi-aksi pembantaian yang hamper menyebabkan mereka punah. Yahudi kemudian bangkit di Negara Islam walaupun Negara Islam menjadi sasaran utama peperangan yang diciptakan bangsa Yahudi di masa sekarang ini.

Yahudi tersebar di berbagai belahan dunia dan mampu melakukan adaptasi dengan sangat sempurna. Misalnya di Abyssina (Ethiopia), orang yahudi berkulit hitam persis dengan penduduk aslinya. Ada sejumlah orang yahudi di cina yang  juga mirip dengan penduduk asli yang berkulitkuning dan bermata sipit. Di Italia, orang yahudi berkulit kehitam-hitaman dan bermata hitam. Di rusia Utara, kanada, Swedia dan Norwegia, orang yahudi identik dengan ramput pirang, kulit putih dan mata biru. Sedangkan di jerman, Denmark dan Irlandia, golongan Yahudi itu berambut merah dan bermata biru. Hebatnya semua orang Yahudi yang bertempat tinggal di Negara-negara itu selalu menggunakan bahasa Nasional Negara yang bersangkutan. Meskipun tidak saling mengenal antara satu dengan lainnya, berbeda bentuk fisik dan tutur bahasanya, tapi orang-orang Yahudi itu merasa akhrab bila bertemu dan berada ditengah-tengah saudaranya yang lain. Bangsa yahudi merasa bahwa bangsanya adalah bangsa yang paling mulia di dunia sehingga mereka tidak boleh tunduk kepada bangsa-bangsa lain. Kebanyakan para nabi dan rasul adalah dari keturunan Bani Israel. Tidak ada alas an bagi mereka untuk tunduk kepada bangsa lain.

Disisi lain, sekitar 12 persen dari hadiah Nobel Fisika, Kimia dan ketokteran jatuh ke tangan orang-orang yahudi. Kontribusi Yahudi pada daftar nama-nama besar dunia di bidang agama, sains, sastra, music, keuangan dan filsafat amat mencengangkan. Bangsa yahudi selalu menemukan cara licik untuk menjadi kaya dan unggul dalam segala bidang. Konsep bang sentral, uang kertas, kapitalisme, komunisme, bahkan memperdagangkan kembali barang-barang bekas adalah cuatan ide Yahudi utuk membangun kekuatan ekonomi yang menggurita seperti yang kita lihat saat ini.

Namun pertanyaan yang muncul adalah Benarkah Yahudi adalah Ras Super yang diturunkan Allah, Tuhan Yang Maha Esa? Bagaimana dengan Umat Islam sebagai bangsa Pilihan Allah dengan berbagai kesempurnaan Iman yang diajarkan Oleh Rasulullah SAW?

Ternyata Ras Super adalah  sebutan yang diberikan kepada Bangsa Yahudi yang telah mampu melewati tantangan zaman dari masa ke masa. Dimana segala penindasan yang dilakukan terhadap bangsanya dijadikan pelajaran yang baik serta mampu beradaptasi dengan bangsa-bangsa dimana mereka tinggal hingga sekarang menjadi bangsa yang diakui di seluruh dunia.  Bagaimana dengan Islam?

Kalau ternyata Israel (Yahudi) mendapat Julukan sebagai ras super, maka saya mengatakan bahwa Umat Islam adalah bangsa dengan Keunggulan diatas semua yang dimiliki oleh Yahudi. Bedanya kalau Yahudi lebih mendahulukan nafsu, maka Islam lebih mendahulukan Iman. Sehingga segala tidakan Umat Islam lebih menjurus kepada kebaikan, kedamaian, dan keadilan. Tidak seperti bangsa yahudi yang hanya membawa kerusakan dimanapun mereka ditempatkan oleh sang Maha Kuasa. Bangsa Islam diwajibkan membawa  kebaikan dimanapun mereka berada.

Mengapa Umat Islam sekarang Ini menjadi Umat yang tertinggal di segala bidang?

Kekalahan Umat Islam dari bangsa Yahudi sekarang ini dikarenakan beberapa hal :

  1. Umat Islam telah banyak melupakan sejarah panjang para pahlawan Islam dari Zaman Rasulullah sampai pada masa sekarang ini sehingga generasi penerus agama ini menjadi Buta dan binggung karena tidak tahu harus dibawa kemana Agama ini. Padahal jika hanya mengandalkan Al-Qur’an tanpa di Iringi oleh Hadist-hadist Rasulullah SAW, maka akan sulit merealisasikan kehidupan seperti pedoman yang ada di Al-Qur’an. Bayangkan saja, para sahabat harus berkali-kali bertanya kepada Rasulullah tentang makna ayat-ayat yang ada di Al-Qur’an, sehingga dengan penjelasan yang diberikan oleh Rasulullah itulah makna ayat tersebut menjadi Jelas ; Sedangkan; Bangsa yahudi menjadikan pengalaman kehidupan perjalanan bangsa mereka sebagai batu cambukan kepada generasi mudanya. Sehingga generasi muda yang dibangun bangsa Yahudi paham akan perjuangan bangsa mereka dan paham harus dibawa kemana bangsa mereka itu.
  2. Hubungan antar umat Islam yang satu dengan yang lainnya tidak selalu akrab dengan rasa kekerabatan yang kurang. Umat Islam yang satu enggan membela umat Islam yang lain yang tertindas dengan alasan bukan urusan negaranya sehingga bodoh sekali kalau agama Islam yang mereka anut dengan terpaksa harus dibatasi oleh batas wilayah negaranya masing-masing; Sedangkan; Bangsa Yahudi hubungan antara bangsa yahudi yang satu dengan yang lainnya sangatlah baik. Bahkan mereka nyaman berada diantara bangsa yahudi dari Negara lain walaupun mereka memiliki ciri kehidupan social yang berbeda. Hal inilah yang mendorong pembelaan antara bangsa Yahudi yang satu dengan bangsa Yahudi yang lain.
  3. Umat Islam sudah banyak tidak percaya dengan janji-janji yang diberikan oleh Allah dalam Al-Qur’an akan kebahagiaan dunia dan di Akhirat dengan menjalankan ajaran-ajaran Islam secara kaffah (sempurna), sehingga umat Islam lebih percaya dengan mencari harta yang berlimpah untuk kebahagiaan di Dunia dan yakin itu akan membawa kehidupan akhirat yang lebih baik; Sedangkan; bangsa yahudi Percaya akan datangnya tanah yang dijanjikan kepada mereka dan merencanakan tahapan-tahapan keberhasilan yang akan mendatangkan tanah yang dijanjikan tersebut. Mereka percaya bahwa mendirikan kuil sulaiman (salomon Temple) akan mendatangkan tanah yang dijanjikan.

Saya yakin, jika Umat Islam berhasil melawan tiga hal ini, maka kebangkitan Umat Islam yang katanya hanya tinggal menunggu waktu saja akan menjadi lebih jelas dan lebih pasti masa kemerosotan moral sekarang ini. Umat Islam adalah Umat terbaik yang diterbaik yang dilahirkan untuk manusia.

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (Quran Surat Al-Imran 110)

 

“TIDAK ADA UMAT TERBAIK DIDUNIA INI KECUALI UMAT ISLAM”

~ oleh harunsetya pada Februari 12, 2012.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.